Social Icons

Tampilkan postingan dengan label GADGET. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GADGET. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Mei 2014

Xiaomi Perkenalkan "Kembaran" iPad Mini

The Verge Tablet Xiaomi Mi Pad
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Pasaran perangkat Android bertambah ramai dengan kehadiran Xiaomi Mi Pad. Perangkat tablet pertama dari produsen asal Tiongkok itu diperkenalkan pada Kamis (15/5/2014) kemarin di Beijing.

Sejumlah perwakilan media asing yang melansir berita kemunculan Xiaomi Mi Pad menilai bahwa penampilan fisik perangkat tersebut bak kembaran alias sangat mirip dengan tablet iPad Mini besutan Apple.

Terlebih, sebagaimana dilaporkan oleh The Verge, Xiaomi Mi Pad juga mengusung rasio layar yang sebanding dengan iPad, yakni 4:3, berbeda dari tablet Android lain yang umumnya mengadopsi aspect ratio 16:9 atau 16:10 sehingga terlihat lebih "tinggi".

Setali tiga uang soal ukuran bentang layar Xiaomi Mi Pad yang sebesar 7,9 inci. Demikian pula dengan resolusi yang sebanding dengan iPad Mini Retina Display (2048x1536).

Ada pula custom interface Android 4.4.2 yang dimodifikasi dan sekilas terlihat mirip tampilan flat ala sistem operasi iOS 7.

Namun, paling tidak harganya terpaut lumayan jauh dari iPad mini. Xiaomi Mi Pad dibanderol seharga 240 dollar AS untuk versi dengan memori internal 16GB. Model lain dengan memori internal 32 GB tersedia dengan harga 275 dollar AS. Harga iPad Mini Retina Display termurah dipatok di angka 399 dollar AS.

Bagian punggung Xiaomi Mi Pad dilapis plastik warna-warni, mirip dengan sisi belakang iPhone 5C, juga besutan Apple.

Xiaomi Mi Pad sekaligus menjadi perangkat pertama yang mengusung prosesor quad-core Tegra K1 dari Nvidia. Chip ini pertama kali diperkenalkan pada ajang CES 2014 Januari lalu.

Spesifikasi lain mencakup RAM 2 GB, slot micro-SD hingga 128 GB, baterai 6.700 mAh, kamera belakang 8 megapixel, serta kamera depan 5 megapixel.

Produk yang mirip perangkat Apple sebenarnya sudah banyak beredar di Tiongkok. Namun, Mi Pad mendapat sorotan karena pembuatnya adalah salah satu produsen smartphone yang sedang mengalami pertumbuhan pesat.
SOURCE : KOMPAS.COM

Kamera Sony Punya Jendela Bidik "Tersembunyi"

Sony RX100 Mark III
HOLISINAGA.COM - Generasi ketiga dari seri kamera saku populer RX100 telah diluncurkan oleh pembuatnya, Sony. Kamera saku bernama lengkap Sony RX100 Mark III ini dibekali sejumlah fitur baru.

Di antaranya sebuah jendela bidik elektronik yang tersembunyi di dalam bodi kamera dan bisa dimunculkan dengan menekan sebuah tuas (pop-up), mirip mekanisme pelepasan flash pada sebagian kamera.

Sebagaimana dilansir oleh PetaPixel, jendela bidik atau electronic viewfinder (EVF) yang tersimpan di sisi kiri kanan atas kamera tersebut datang dari jenis "Tru Finder" 1,4 M OLED. Namun keberadaan EVF ini menghilangkan hotshoe yang disertakan pada RX100 Mark II.

Fitur baru lainnya termasuk lensa Zeiss 24-70mm (dalam format 35mm) f/1.8-2.8 yang memiliki bukaan lebih lebar dari kamera generasi sebelumnya.

Namun sensor yang diletakkan di belakang lensa itu tetap sama, yaitu unit CMOS 20 megapixel berukuran 1 inci yang juga terpasang pada produk terdahulu.

RX100 Mark III kini juga dibekali dengan prosesor Bionz X seperti yang terdapat pada seri kamera mirrorless full-frame Sony A7.

Selain melalui EVF, pengguna juga bisa membidik gambar lewat layar LCD 3 inci yang bisa ditekuk ke atas dan ke bawah (tilting screen).

Kecanggihan RX100 Mark III mesti ditebus dengan harga mahal. Kamera ini dibanderol 800 dollar AS atau sekitar Rp 9,2 juta. RX100 Mark III dijadwalkan mulai tersedia di pasaran mulai bulan Juni mendatang.
SOURCE : KOMPAS.com

Review BlackBerry Z3 Jakarta: Bukan Sekadar BB Murah


HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Pertama kali diperkenalkan pada ajang Mobile World Congress akhir Februari lalu di Barcelona, Spanyol, BlackBerry Z3, langsung menyita perhatian, termasuk di Indonesia yang ibukotanya, Jakarta, dijadikan kode nama perangkat tersebut.

Smartphone pertama buah kemitraan antara Blackberry dengan Foxconn ini merupakan andalan baru BlackBerry yang sengaja dibikin untuk menyasar pasar negara berkembang (semacam Indonesia), "benteng terakhir" buat produsen Kanada tersebut.

Harga kisaran Rp 2,2 juta menempatkan BlackBerry Z3 di kelas menengah pasar smartphone sebagai ponsel BlackBerry 10 termurah, bersaing dengan banyak rupa smartphone Android dari produsen lain. Apa yang bisa ditawarkan oleh "Jakarta"? Ikuti ulasan KompasTekno Berikut ini.

Kotak Solid
oik yusuf/ kompas.com
BlackBerry Z3 di balik kotak kemasan
Seperti perangkat BlackBerry 10 lainnya, Z3 datang dalam kotak berwarna hitam yang menampilkan nama ponsel dalam font putih-biru berukuran besar. Unit ponsel akan segera menyambut begitu kemasan dibuka. Di baliknya tersimpan sejumlah aksesoris tambahan seperti booklet manual, kabel charger/ data, adaptor, serta earphone. Semuanya berwarna hitam.

Harga BlackBerry Z3 boleh dibilang lumayan terjangkau untuk ukuran kantong konsumen Indonesia. Meski demikian, ketiga digenggam, segera terasa bahwa ponsel pintar ini memiliki kualitas konstruksi yang cukup baik.
oik yusuf/ kompas.com
Perlengkapan yang menyertai paket penjualan BlackBerrry Z3
Cangkang BlackBerry Z3 terbuat dari plastik yang terasa solid, tidak ringkih dan jauh dari kesan murahan. Mungkin faktor bentuk unibody sedikit banyak membantu memberikan tubuh yang "kokoh" dan padat pada perangkat ini.

Bagian belakang BlackBerry Z3 memiliki pola bintik-bintik dengan tekstur permukaan yang terasa kesat, hampir seperti bahan karet. Berbeda dengan sejumlah perangkat high-end besutan pembuatnya, BlackBerry Z3 tidak memiliki cover belakang yang bisa dilepas sehingga baterai smartphone  ini tak dapat diganti oleh pengguna.
oik yusuf/ kompas.com Tampak depan BlackBerry Z3
oik yusuf/ kompas.com Tampak belakang BlackBerry Z3
Layaknya smartphone touchscreen, sisi depan BlackBerry Z3 didominasi layar sentuh berukuran besar, mencapai 5 inci (960x540, 220 ppi) atau lebih besar dibandingkan BlackBerry Z10 yang diluncurkan awal tahun lalu.

Tanpa satu pun tombol fisik, bagian depan BlackBerry Z3 terlihat "bersih" dan simple. Adapun tombol-tombol untuk navigasi (tombol panggilan, search, dan kamera) dimunculkan sebagai softbutton di sisi bawah layar. Sebuah kamera sekunder dengan resolusi 1,1 megapixel bertengger di sisi atas.

oik yusuf/ kompas.com
Konektor micro-USB pada sisi bawah BlackBerry Z3. Sayang, perangkat ini belum mendukung fitur USB OTG
Sisi atas dan bawah masing-masing membuat konektor jack audio 3,5 mm dan micro-USB. Sayang, tak seperti saudaranya yang lain (Z30), BlackBerry Z3 tidak mendukung fitur USB On-the-Go sehingga tak bisa digunakan untuk membaca/ transfer data dari flashdisk USB di perjalanan.

oik yusuf/ kompas.com
Slot micro-SIM dan micro-SD card pada BlackBerry Z3
oik yusuf/ kompas.com
Deretan tombol pada sisi kiri BlackBerry Z3
Layout BlackBerry Z3 sedikit berbeda dari dua saudaranya, BlackBerry Z30 dan Z10. Slot untuk memasukkan SIM card dan micro-SD (hingga 32 GB) kini dipindahkan ke bawah penutup kecil di sisi kanan, sementara tombol power, pengatur volume, dan tombol mute yang akan memanggil aplikasi voice dialling ketika ditekan dan ditahan kini terdapat di bagian kiri.

Dua tombol untuk menaikkan dan menurunkan volume suara bisa ditekan dan ditahan secara bersamaan untuk mengambil screenshot layar.

oik yusuf/ kompas.com
Perbandingan ukuran BlackBerry Z3 (kiri), Z10 (tengah), dan Q10
Dengan bentang layar 5 inci, ukuran BlackBerry Z3 termasuk paling bongsor di antara perangkat BlackBerry 10 lain. Dimensi fisiknya kurang lebih sebanding dengan Z30 yang merupakan perangkat touchscreen tercanggih dari BlackBerry saat ini, serta jauh lebih besar dibandingkan model QWERTY seperti Q10.

Layar yang lebar itu terlihat memiliki tampilan cukup baik. Baik teks maupun gambar bisa disajikan dengan tajam dan jernih, walau tak secemerlang perangkat lain yang memiliki resolusi lebih tinggi.

Desain keseluruhan BlackBerry Z3 tampak lebih kaku dari model-model lain dengan sudut dan garis tegas sehingga berbentuk "kotak". Tampangnya yang minim lekukan sekilas mirip dengan lini smartphone Xperia dari Sony.

BlackBerry rasa Android

BlackBerry Z3 mengusung sistem operasi BlackBerry Versi 10.2.1 yang merupakan rilis terbaru dari pabrikan asal Kanada itu.

Sistem operasi ini menyertakan sejumlah besar fitur baru, misalnya pengaturan white balance di menu setting "display" dan icon untuk mengaktifkan fungsi lampu senter di panel quick settings (diakses dengan menyapu jari dari sisi atas layar ke arah bawah).
oik yusuf/ kompas.com
Tampilan homescreen BlackBerry Z3
Sayang, quick settings yang sangat berguna layaknya fitur serupa di Android dan iOS ini hanya dapat diakses dari home screen, tak bisa dipanggil selagi pengguna menjalankan aplikasi.

Kabarnya, quick settings baru akan bisa diakses dari dalam aplikasi pada update OS berikutnya (BlackBerry OS 10.3).

Salah satu fitur yang paling menarik pada sistem operasi bawaan BlackBerry Z3 adalah kemampuan untuk memasang aplikasi Android dalam bentuk file APK tanpa perlu sideload atau dikonversi terlebih dahulu menjadi file BAR seperti sebelumnya. Android Runtime pada OS ponsel ini terdeteksi sebagai versi 4.2.2 (Jelly Bean).

oik yusuf/ kompas.com
Deretan file APK dapat langsung di-install pada BlackBerry Z3. Quick settings (kanan) menyediakan akses cepat ke sejumlah aspek pengaturan baru
Pengguna pun bisa langsung meng-instal file APK aplikasi yang dibuat untuk platform Android 4.2.2 ke bawah, asalkan bukan yang memanfaatkan API Google (misalnya Google Maps).

Instalasi bisa dilakukan langsung dari file manager BlackBerry Z3, cukup dengan menelusuri file APK, misalnya yang tersimpan di dalam micro-SD, lalu mengeksekusinya.

Smartphone kemudian akan menampilkan sebuah layar berisi disclaimer sebelum melanjutkan ke tahap instalasi. Setelah selesai, icon aplikasi bersangkutan akan muncul di home screen dan bisa dijalankan dengan cara biasa, seolah tak berbeda dari aplikasi native BlackBerry 10.
oik yusuf/ kompas.com
Software benchmark Android juga bisa berjalan di BlackBerry Z3, meski mungkin tidak menggambarkan kinerja sistem sebenarnya karena mengukur lewat runtime Android yang berjalan di atas OS BlackBerry 10.2.1
Selain lewat file explorer, pengguna juga bisa mengunduh file APK dari sumber online/ toko aplikasi yang menyediakan, misalnya situs APK Train. Instalasi bisa langsung dilakukan dari jendela download browser.

KompasTekno sempat mencoba menjalankan beberapa aplikasi Android di BlackBerry Z3, termasuk game Flappy Bird, portal berita Kompas.com, dan jejaring sosial Path yang hingga kini masih belum tersedia secara native di BlackBerry 10.

Meski bisa berfungsi normal, tak semuanya berjalan dengan mulus. Pada Flappy Bird, misalnya, terdapat lag input touchscreen yang menyebabkan game ini jadi lebih sulit dimainkan. Lag serupa juga terjadi di beberapa aplikasi lain, meski tak terlalu mengganggu.

oik yusuf/ kompas.com
Aplikasi Android dalam bentuk file APK bisa dijalankan dan berfungsi normal pada BlackBerry Z3
Aplikasi Kompas.com versi native BlackBerry, misalnya, berjalan dengan lancar sementara versi Android yang dipasang pada BlackBerry Z3 agak tersendat ketika melakukan scrolling berita.

Selebihnya, fitur-fitur ala BlackBerry 10 lain, misalnya pusat komunikasi BlackBerry Hub dan BlackBerry Messenger bisa dijumpai pada BlackBerry Z3. FM radio yang menjadi bagian dari OS 10.2.1 dapat dijumpai di dalam aplikasi Music dan bisa dipakai dengan menancapkan headphone sebagai antena.

Seperti biasa, sistem operasi BlackBerry 10 mengandalkan gestur sapuan jari untuk mengakses sejumlah fungsi dasar, seperti interface multitasking dengan menyapu jari dari bagian bawah layar dan menu sidebar dengan menyapu dari sisi samping layar.
oik yusuf/ kompas.com Tampilan keyboard virtual dan predictive text pada BlackBerry Z3 (kiri) dan skor dari HTML5Test.com
Keyboard pada BlackBerry 10 menyediakan opsi "predictive text" yang berusaha menebak kata apa yang berusaha diketik pengguna dari beberapa huruf awal. Sejumlah kata hasil prediksi ini akan ditampilkan secara "melayang" di beberapa bagian keyboard virtual dan bisa langsung dipilih dengan menyapukan jari ke arah atas. Maksudnya, untuk menghemat waktu mengetik.

Entah apa sebabnya, KompasTekno sering melakukan kesalahan ketik ketika menulis di keyboard on-screen pada BlackBerry Z3. Mungkin ini cuma soal kebiasaan.

Browser bawaan pada BlackBerry 10 terasa gegas ketika dipakai menjelajahi internet, melakukan loading laman web dengan gesit. Peramban ini memang merupakan salah satu yang memiliki kinrerja terbaik soal penanganan situs berbasis HTML5.


Kamera

BlackBerry Z3 turut dilengkapi dengan kamera 5 Megapixel berikut LED flash. Fungsi kamera ini bisa diakses dengan mudah lewat icon kamera yang senantiasa muncul di bagian bawah interface home screen dan lock screen.
oik yusuf/ kompas.com Antarmuka aplikasi kamera pada BlackBerry Z3
Antarmukanya sama dengan aplikasi kamera di smartphone BlackBerry 10 lain, dengan fitur-fitur khas sistem operasi tersebut seperti "Time Shift" yang bisa merekam momen sebelum dan sesudah tombol shutter ditekan, serta "Image Stabilization".

Kualitas foto BlackBerry Z3 sendiri terbilang lumayan, tak terlalu istimewa namun masih bisa menghasilkan gambar bagus di kondisi cahaya ideal. Kontras dan saturasi warna yang dihasilkan relatif tinggi, kadang terlihat terlalu "pekat" sehingga area gelap pada frame terlihat benar-benar gelap.

Noise reduction pada kondisi kurang cahaya cukup agresif sehingga mengurangi detil, namun ini lazim ditemui di kamera smartphone pada umumnya. Dalam situasi tersebut, fitur (digital) image stabilization bisa membantu mendapatkan foto yang bebas buram.

Area metering cenderung sempit dan mengikuti titik fokus, sehingga kamera acapkali terkecoh apabila titik fokus mengarah ke area yang lebih gelap/ terang daripada subyek utama yang dikehendaki. Mode metering ini tidak bisa diubah, misalnya menjadi center weight atau evaluative seperti pada beberapa smartphone Android high-end.

Beberapa contoh jepretan bisa dilihat di bawah. BlackBerry Z3 juga mampu merekam video dengan resolusi 1080p
oik yusuf/ kompas.com Contoh hasil foto BlackBerry Z3 di dalam ruangan
oik yusuf/ kompas.com Contoh hasil foto BlackBerry Z3 di luar ruangan
Kesimpulan

Mengusung kode nama "Jakarta" yang seolah menandai harapan besar pembuatnya pada pasar Indonesia, BlackBerry Z3 akan diluncurkan siang ini di Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Dibandingkan para kompetitornya, Z3 menawarkan spesifikasi yang lumayan mumpuni untuk ukuran harga resmin yang dipatok pada kisaran Rp 2,2 juta. Kapasitas RAM Z3, misalnya, mencapai 1,5 GB. Jumlah yang lebih besar dibandingkan rata-rata smartphone sekelasnya itu memang diperlukan untuk menangani OS BlackBerry 10 sekaligus Android Runtime yang rakus memori.

BlackBerry Z3 masih terasa lincah ketika melakukan multitasking ataupun menjalankan aplikasi native. Untuk menghemat memori, jumlah aplikasi yang dijalankan bersamaan dalam layar multitask dibatasi 4 buah dalam satu waktu.
oik yusuf/ kompas.com RAM BlackBerry Z3 berukuran 1,5 GB untuk menampung segala aktivitas yang terjadi di memori. Apabila aplikasi Android membutuhkan update, maka harus dilakukan secara manual
BlackBerry Z3 merupakan ponsel pertama BlackBerry yang datang dengan OS 10.2.1 secara default. Sebagai fitur bawaan dari sistem operasi tersebut, pengguna bisa memasang aplikasi Android secara langsung dari bentuk file APK tanpa harus melakukan sideloading.

Fitur yang layak jadi sorotan ini bisa dilakukan untuk menyiasati belum adanya aplikasi native tertentu pada toko BlackBerry World, misalnya jejaring sosial Path. Namun, namanya bukan program native, tidak semuanya bisa berjalan mulus. Masalah pun muncul ketika aplikasi Android membutuhkan update karena perangkat BlackBerry tak bisa melakukannya secara otomatis.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, kalau sampai harus repot-repot memasang aplikasi Android, kenapa tidak sekalian saja membeli smartphone berbasis sistem operasi itu? Toh, perbedaan antara BlackBerry dan ponsel lain (BBM dan jalur data eksklusif) telah terkikis, paling tidak bagi konsumen di luar kalangan korporat.

Terlebih, ia akan terjun ke segmen menengah-bawah yang sudah penuh sesak berisi aneka macam perangkat Android. BlackBerry Z3 bakal berhadapan dengan ponsel pintar dari berbagai vendor, asing maupun lokal. Mereka rata-rata mengusung spesifikasi yang setanding, dan datang dengan kelebihan masing-masing.

Di sisi lain, BlackBerry Z3 mengusung build quality yang apik dan sama sekali tak terkesan murahan meski dibanderol relatif terjangkau. Fitur-fitur lain termasuk standar namun mencukupi. "Murah tapi bagus (kualitas konstruksinya)" mungkin sebutan yang layak dialamatkan pada smartphone ini. Mampukah ia menarik perhatian konsumen di pasar yang terlanjur ramai?
oik yusuf/ kompas.com BlackBerry Z3 dan kotak kemasan
BlackBerry Z3

Kelebihan:
+ Kualitas konstruksi bagus
+ OS 10.2.1 mampu melakukan instalasi file APK secara langsung
+ Spesifikasi lumayan tinggi untuk smartphone sekelasnya
+ Layar lebar, ukuran sebanding dengan kebanyakan smartphone high-end di pasaran

Kekurangan
- Desain unibody menyulitkan penggantian baterai oleh pengguna
- Belum mendukung USB OTG
- Koleksi aplikasi BlackBerry 10 belum sebanyak platform lain
- Menu quick-settings belum bisa diakses dari dalam aplikasi
Spesifikasi
Nama Resmi BlackBerry Z3
Faktor Bentuk Full-touchscreen
Bentang Layar 5 inci ,960x540 (220 ppi)
Prosesor Quacomm Snapdragon 400, dual-core Cortex A7 1,2 GHz, Adreno 305
RAM 1,5 GB
Media Penyimpanan Internal 8 GB
Slot micro-SD Ya, hingga 64 GB
Kamera Utama 5 Megapixel dengan LED flash
Kamera Depan 1,1 Megapixel
Jaringan 2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
Jaringan 3G HSDPA, HSUPA
Konektor USB Micro USB
GPS Ya, dengan dukungan A-GPS
Konektivitas WLAN, BlueTooth 4,0, HMDI, jack audio 3,5 mm
Fitur lain FM Radio, Accelerometer, Proximity Sensor, Browser HTML5
Sistem Operasi BlackBerry 10.2.1
 SOURCE : KOMPAS.COM

Ponsel untuk Tuna Netra Mulai Dijual

OwnFone mulai menjual ponsel Braille bagi penyandang tuna netra
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Perusahaan telekomunikasi Inggris, OwnFone pada Jumat (16/5/2014) lalu mengklaim telah menjual ponsel Braille pertama di dunia. Ponsel ini ditujukan bagi tuna netra dan pengguna lain yang memiliki keterbatsan visual.

Dikutip dari BBC, walau sebelumnya sudah banyak pabrikan yang membuat ponsel dengan huruf Braille, OwnFone mengklaim sebagai pihak yang pertama kali menjual ponsel tersebut.

Desain ponsel itu sendiri terlihat sederhana. Bagian depan dan belakang dibuat dengan menggunakan teknik cetak 3D dan bisa dikustomisasi. Huruf dan tombol-tombol di keypad dicetak timbul dengan menggunakan huruf Braille.

"3D printing memungkinkan cara yang cepat dan efektif dalam membuat toombol dengan huruf Braille," ujar pembuat ponsel Braille ini, Tom Sunderland.

"Ponsel ini juga bisa dipersonalisasi dengan dua atau empat tombol Braille yang telah diprogram untuk menelpon teman, keluarga, pekerjaan, atau layanan darurat," ujar Sunderland.

Ponsel tersebut kini baru tersedia di Inggri. OwnFone menjual ponsel tersebut dengan banderol harga 60 Pound Sterling atau sekitar Rp 1,2 juta.

Walau ponsel buatan OwnFone ini menjadi yang pertama dijual secara umum, namun ide ponsel bagi penyandang tuna netra sebenarnya sudah ada sejak lama.

Sebelumnya, pada tahun 2013 lalu, sebuah perusahaan rintisan asal India yang bernama Kriyate  pernah membuat prototipe smartphone yang menggunakan huruf Braille. Smartphone tersebut memiliki layar yang menampilkan huruf Braille dan bisa ditekan, serta memberikan respon balik dengan suara atau getaran.
SOURCE : KOMPAS.COM

Sabtu, 05 April 2014

Google Coba Patenkan Kata "Glass"

ArsTechnica
Merk Glass yang berusaha dipatenkan Google


holisinaga.blogspot.com Tak aneh apabila sebuah perusahaan berusaha mematenkan sebuahbrand atau nama produk miliknya. Yang jadi masalah adalah jika brand atau nama bersangkutan berupa kata generik yang umum dipakai.

Itulah yang terjadi ketika Google mencoba mendaftarkan nama "Glass" sebagai merek dagang, mengacu pada produk kacamata pintar Google Glass. Persoalannya, "Glass" merupakan kata generik dalam bahasa Inggris yang bisa berarti gelas atau kaca.

Dikutip dari Ars Technica, Google mengajukan permohonan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO) pada Juli 2013 lalu. Lembaga regulasi tersebut keberatan terhadap permohonan Google dengan dua alasan.

Pertama, meski ditulis dengan font khusus menurut dokumen Google, kata "Glass" di sini dinilai bersifat deskriptif, sementara produknya sendiri (Google Glass) tak mengandung kaca, melainkan dbuat dari titanium dan plastik.

Kedua, "Glass" dinilai terlalu mirip dengan trademark lain yang sebelumnya sudah ada sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan soal pemiliknya. Mesi demikian, permohonan merek dagang untuk nama Google Glass dikabulkan.

Google tak menyerah begitu saja. Raksasa internet pemilik Android ini menganggapi keberatan USPTO dengan melayangkan dokumen setebal 1.928 halaman yang kebanyakan berisi artikel tentang Google Glass yang mencantumkan kata "Glass", untuk membuktikan popularitas perangkat itu.

Google juga berargumen bahwa kalangan konsumen Glass pasti bisa langsung mengenali nama perangkat itu sehingga tidak mengalami kebingungan mengenai makna kata "Glass".

Perubahaan ini turut mengutip sejumlah kasus, yakni USPTO memberikan hak paten atas produk yang namanya tidak mencerminkan bahan baku yang dipakai, misalnya Platinum Micro, nama sebuah perusahaan hardware komputer.

Google sebenarnya tak perlu memiliki hak atas merek dagang untuk menghilangkan kata "Google" dari Google Glass. Namun, tanpa hak itu, perusahaan lain bisa memakai kata "Glass" untuk nama produk mereka dan Google tak bisa berbuat apa-apa.

SOURCE : KOMPAS.COM

Kamis, 03 April 2014

Tiga Lumia Baru, Berapa Harganya?

Nokia
Nokia Lumia 930 dengan sistem operasi Windows Phone 8.1
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Tiga smartphone Windows Phone 8.1 baru diluncurkan Nokia di sela-sela ajang Microsoft Build 2014, Rabu (2/4/2014) di San Francisco, AS. Ketiga smartphone tersebut adalah Lumia 930, 630 dan 635.
Stephen Elop, mantan CEO Nokia yang kini bekerja di sebagai pimpinan unit perangkat Microsoft menjadi yang pertama memperkenalkan smartphone Windows Phone 8.1 itu di hadapan para developer.
Selain mengenalkan Windows Phone 8.1 pertama milik Nokia, Elop juga mengonfirmasi bahwa semua perangkat Winodws Phone 8 akan di-upgrade menjadi Windows Phone 8.1 pada pertengahan tahun ini secara over the air (OTA).
"Semua perangkat Windows Phone akan di-upgrade ke versi 8.1 pada musim panas tahun ini," ujar Elop seperti dikutip dari Ars Technica, (2/4/2014).
Berapa harga retail ketiga smartphone Windows Phone 8.1 besutan Nokia tersebut? Nokia Lumia 930 menjadi yang termahal, karena menjadi smartphone premium. Nokia merekomendasikan harga retailnya adalah 599 dollar AS.
Lumia 930 dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 800 2,2 GHz, RAM 2 GB, layar 5 inci, penyimpanan internal 32 GB, dan kamera dengan resolusi 20 megapixel. Nokia mendandani Lumia 930 dengan cover yang memiliki warna terang, seperti hijau dan oranye.
Sementara itu, Lumia 630 dan 635 menjadi jagoan Nokia di segmen entry-level. Kedua smartphone ini memiliki spesifikasi yang mirip, seperti chipset Qualcomm Snapdragon 400 1,2 GHz, layar 4,5 inci, RAM 512 MB, dan penyimpanan internal 8 GB.
Nokia Lumia 630 dan 635 menjadi perangkat pertama yang mengusung teknologi "Sensor Core," yaitu teknologi pendeteksi gerakan dan lokasi dengan chip berdaya rendah, yang memungkinkan perangkat merekam pergerakan walau smartphone dalam kondisi standby.
Bedanya, Nokia Lumia 630 adalah smartphone GSM dual-SIM, sementara Lumia 635 memiliki kemampuan konektivitas jaringan 4G LTE. Lumia 630 dan 635 mulai dipasarkan di kawasan Asia mulai bulan Mei 2014.
Harganya? Nokia merekomendasikan 159 dollar AS untuk Lumia 630, dan 169 dollar AS untuk versi dual-SIM. Sementara Lumia 635 dengan 4G LTE dibanderol 189 dollar AS.
SOURCE :KOMPAS.COM

Ini Dia "Gadget" Pemicu Perang Apple-Samsung

Reuters
Ilustrasi
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM Perang paten antara Apple dan Samsung telah memasuki babak kedua. Bibit-bibit perselisihan hukum kedua perusahaan konon sudah tertanam sejak lama, sebelum akhirnya "meledak" gara-gara kemunculan sebuah gadget.

Itulah sekelumit cerita yang tertulis dalam buku Haunted Empire: Apple After Steve Jobs, buah tangan Yukari Iwatani Kane, yang dikutip oleh Re/Code.

Alkisah, Apple dan Samsung sejak dulu memiliki hubungan erat. Apple merupakan pelanggan besar yang membeli berbagai macam komponen, seperti prosesor, memori, dan layar dari Samsung untuk digunakan pada perangkatnya. Pada 2010, nilai pembelian Apple ini mencapai 6 miliar dollar AS per tahun.

Hingga kemudian, muncul Galaxy S, smartphone Android dari Samsung yang dinilai Apple memiliki sangat banyak kemiripan dengan iPhone 3GS, handset andalan Apple yang telah beredar lebih dulu. Galaxy S boleh dibilang merupakan salah satu bara api pertama dalam sekam.
Apple, Samsung
Galaxy S (kiri) dan iPhone 3GS
Meski keberatan dengan kemiripan perangkat tersebut dengan produk buatan perusahaannya, Tim Cook, COO Apple yang pada kemudian hari menjadi CEO menggantikan Steve Jobs, kala itu merasa "khawatir" dengan hubungan bisnis kedua perusahaan yang sudah terjalin baik.

Alih-alih langsung melayangkan gugatan hukum, Jobs dan Cook lantas menemui Presiden Samsung Lee Jae Yong. Dia diingatkan agar tak lagi meniru produk Apple. Setelah itu, relasi Apple-Samsung mulai memanas.

Pengacara kedua perusahaan mulai banyak terlibat negosiasi dan diam-diam menyiapkan "amunisi" untuk perang hukum yang kemungkinannya makin lama makin membesar. Setelah pertemuan Jobs, Cook, dan Yong, Kepala Penasihat Hukum Apple terbang ke Korea untuk menyampaikan keluhan resmi.

Apple punya dua masalah dengan Samsung. Persoalan pertama menyangkut Galaxy S yang bentuk fisik dan kemasannya dinilai sangat mirip iPhone 3GS. Kedua, ponsel tersebut menggunakan sistem operasi Android besutan Google yang menurut Apple juga memakai teknologinya tanpa izin.

Samsung menolak mengakui adanya kesamaan antara kedua perangkat dan balik menuduh Apple telah melanggar properti intelektualnya. Kemunculan tablet 7 inci Galaxy Tab pada September 2010 semakin memperkeruh suasana.

Pada titik ini Apple mengajukan proposal lisensi paten kepada Samsung. Besarnya 30 dollar AS per smartphone dan 40 dollar AS per tablet yang dijual Samsung. Pada 2010, jumlah total biaya lisensi yang harus dibayar Samsung mencapai 250 juta dollar AS.

Namun, Samsung kembali menampik. Selama berbulan-bulan setelahnya, Apple dan Samsung terlibat dalam negosiasi tanpa ujung dengan harapan menghindari sengketa terbuka. Apabila terjadi "perang", taruhannya sungguh besar, menyangkut uang miliaran dollar dan tampuk kepemimpinan dunia mobile.
Samsung
Galaxy Tab 10.1
Segala jalan mendadak buntu ketika Samsung merilis Galaxy Tab 10.1 pada Februari 2011. Tablet berikutnya dari Samsung ini malah makin mirip dengan iPad dengan ukuran yang sebanding. "Seolah-olah Samsung hendak mendekati batas serapat mungkin selagi tak dipaksa mundur," tulis Kane.

Batas itu dinilai Apple sudah lewat. Galaxy Tab 10.1 menjadi pemantik yang meledakkan konflik terpendam antara Apple dan Samsung. Perjalanan panjang di meja hijau pun dimulai dan masih belum berakhir sampai kini.
SOURCE  :KOMPAS.COM

Rabu, 02 April 2014

Presiden HTC Sebut Galaxy S5 Plastik Murahan

Samsung Galaxy S5.
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM HTC One (M8) yang baru saja diumumkan hari Rabu (26/3/2014) lalu bakal berhadapan secara langsung dengan sejumlah ponsel Android high-end lain di pasaran, termasuk Samsung Galaxy S5 yang digadang-gadang menjadi pesaing kuat M8.

Kendati demikian, Presiden HTC Jason MacKenzie berpendapat bahwa kualitas produk buatan perusahaannya lebih baik. Dia pun tak segan menyerang ponsel andalan dari kompetitornya itu dengan melontarkan pernyataan pedas.

"Kalau Anda mau membeli produk yang terbuat dari plastik murahan, ada pilihannya buat Anda. Kami sendiri menyasar konsumen yang berbeda, yaitu mereka yang ingin produk terbaik," kata MacKenzie, sebagaimana dikutip oleh Business Insider.

Komentar MacKenzie ini adalah kritik yang umum disuarakan terhadap Samsung. HTC sendiri telah menerapkan bahan logam aluminium pada produk kelas atas miliknya.

Lebih lanjut, MacKenzie mengkritik strategi pemasaran Samsung yang dinilainya lebih mengandalkan iklan berdana besar ketimbang produk yang benar-benar berkualitas.

"Samsung adalah perusahaan yang fokus berinvestasi di pemasaran," ujar MacKenzie. "Saya pikir mereka hanya menggunakan kekuatan finansial, dan itu terlihat jelas dari produk-produk mereka."

HTC, menurut McKenzie, menganut filosofi berbeda yang memberi penekanan pada aspek lain. "Kami adalah perusahaan yang fokus pada konsumen. HTC memberikan produk indah yang bisa dibanggakan oleh Anda," imbuhnya.
SOURCE : KOMPAS.COM

Rusia Depak iPad, Apa Gantinya?

The Verge
iPad Air
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Petinggi pemerintahan negara Rusia kini sudah tidak menggunakan lagi tablet iPad untuk kegiatan pekerjaan. Sebagai gantinya, dipakailah tablet buatan Samsung, Galaxy Tab.

Seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (27/3/2014), pergantian tersebut pertama kalinya disadari oleh para jurnalis asing dalam suatu rapat kabinet. Para menteri yang hadir tersebut "kepergok" tidak menggunakan iPad lagi, melainkan tablet dengan label merek Samsung.

Pergantian tablet itu akhirnya dikonfirmasikan oleh Menteri Komunikasi dan Media Massa Russia, Nikolai Nikiforov. Menurutnya, pergantian tersebut dilakukan "beberapa waktu lalu".

Apa alasan pergantian tablet buatan Apple tersebut? Nikorof mengungkapkan, alasan pergantian iPad ke produk Samsung lebih disebabkan oleh masalah keamanan.

Ia membeberkan, tablet Samsung tersebut sudah dirancang sedemikian rupa agar aman digunakan untuk membuka informasi rahasia pemerintah. 

"Beberapa dari informasi dalam rapat pemerintah itu rahasia dan perangkat tersebut (tablet Samsung) memenuhi syarat tersebut dan telah melalui sistem sertifikasi yang sangat ketat," ujarnya.

Sentimen terhadap Amerika Serikat?

Beberapa hari belakangan ini, hubungan Rusia dengan Amerika Serikat (AS), dan beberapa negara lainnya, diketahui sedang buruk.

Sebagai respons terhadap aneksasi Crimea oleh Rusia, AS dan negara-negara sekutunya sepakat untuk mendepak Rusia dari kelompok negara-negara industri terkemuka, G-8.

Atas alasan tersebut, banyak orang yang berpendapat bahwa pergantian iPad tersebut merupakan bentuk sentimen Rusia terhadap AS. Sekadar gambaran, iPad merupakan produk buatan Apple, sebuah perusahaan yang berpusat di AS.

Nikorof membantah dugaan tersebut. Menurutnya, saat ini Rusia tidak sedang melakukan sanksi terhadap produk apa pun.

Apple dan Rusia sendiri sebenarnya dikenal cukup dekat. Pada tahun 2010 lalu, perdana menteri Rusia Dmitry Medvedev pernah mampir ke kantor pusat Apple dan mendapatkan hadiah iPhone dari Steve Jobs.
SOURCE : KOMPAS.COM

Rilis Bold Keluaran 2011, Ini Alasan BlackBerry

BlackBerry
BlackBerry Bold 9900
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - BlackBerry 10 memperkenalkan antarmuka gaya baru yang sangat berbeda dibandingkan sistem operasi sebelumnya dari BlackBerry. Sistem operasi ini menghilangkan beberapa elemen tradisional ponsel BlackBerry seperti tombol fungsi dan trackpad serta sangat bergantung pada navigasi berbasis sentuhan.

Di samping model full-touchscreen, BlackBerry pun memiliki ponsel BlackBerry 10 papan atas dengan keyboard QWERTY, yaitu Q10 yang menjadi penerus seri Bold sebelumnya.

Kendati telah memiliki andalan baru tersebut, BlackBerry minggu lalu mengumumkan bakal memproduksi kembali smartphone seri Bold 9900, model flagship yang pertama kali muncul pada 2011. Ada apa gerangan?

Rupanya, tak semua orang suka dengan perubahan antarmuka yang diusung oleh BlackBerry 10. Hal tersebut diterangkan sendiri oleh CEO BlackBerry John Chen dalam wawancara dengan CBCNews yang dikutip oleh BGR.

Chen menjelaskan bahwa pengguna merasa kehilangan produktivitas karena BlackBerry menghilangkan sabuk navigasi (bagian di bawah layar yang berisi trackpad, tombol panggilan, tombol fungsi dan tombol "back") pada ponsel BlackBerry 10, termasuk Q10.

"Keyboard memang penting. Tapi kalau begitu kenapa Q10 kurang sukses? Sebabnya adalah 'sabuk' itu," kata Chen. "Jadi, kami tak hanya mengembalikan sabuk tersebut, tapi turut menghadirkan kembali beberapa elemen interface yang disukai pengguna pada Bold seperti fungsi cut and paste," imbuh dia lagi.

Bold 9900 yang bakal diproduksi kembali adalah ponsel berbasis sistem operasi BlackBerry OS 7 yang lawas. Smartphone ini pun masih memiliki bagian 'sabuk' navigasi di bawah layarnya seperti yang disebut Chen.

Perangkat lama berbasis OS 7 dari BlackBerry memang masih jauh lebih populer dibanding platform OS 10 yang menjadi andalan baru perusahaan itu. Pada kuartal fiskal empat yang laporannya dirilis minggu lalu, misalnya, BlackBerry menyebutkan bahwa, dari 3,4 juta perangkat yang terjual, 2,3 juta diantaranya merupakan perangkat OS 7.

Ketimbang menggencarkan promosi BlackBerry 10, Chen  lebih memilih mengambil langkah pragmatis dengan memanfaatkan popularitas produk lama. Bold 9900 pun segera dibangkitkan kembali sebagai produk perantara antara Q10 dan Q20.

Model yang disebut terakhir itu merupakan perangkat BlackBerry 10 yang disebut Chen bakal dilengkapi fitur-fitur ala Bold, termasuk trackpad dan tombol-tombol fungsi.
SOURCE : KOMPAS.COM

Inikah Spesifikasi BlackBerry "Jakarta"?

Reuters
BlackBerry
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Akhir Desember 2013 lalu, BlackBerry memberi sedikit petunjuk tentang produk apa yang akan mereka luncurkan di tahun 2014. Saat itu, perusahaan asal Kanada ini membeberkan bahwa akan diluncurkan sebuah produk dengan harga terjangkau yang diberi kode nama BlackBerry "Jakarta".

Hingga saat ini, BlackBerry masih bungkam mengenai spesifikai yang akan diusung perangkat tersebut. Namun, melalui aplikasi uji performa (benchmark) Geekbench, misteri spesifikasi tersebut sedikit terkuak.

Seperti dikutip dari Phone Arena
, Jumat (14/2/2014), perangkat tersebut tampaknya akan menggunakan prosesor Snapdragon 400 MSM8230 dual-core kecepatan 1,19 GHz, prosesor grafis Adreno 305, dan RAM 1,5 GB.

Untuk sistem operasinya sendiri, perangkat ini akan berjalan dengan BlackBerry OS versi 10.2.1.569. Sistem operasi versi ini bisa menjalankan aplikasi Android dengan format .APK.

Dalam laman tersebut memang tidak tercantum nama BlackBerry "Jakarta", melainkan "Unknown". Akan tetapi, melihat spesifikasi tersebut, banyak yang menduga bahwa perangkat ini adalah Jakarta.

PhoneArena
Inikah spesifikasi Blackberry Jakarta?
Menurut rumor yang beredar di industri teknologi, BlakckBerry Jakarta dikabarkan tidak mengusung desain papan ketik (keyboard) fisik, alias hanya menggunakan layar sentuh penuh. Untuk harganya, BlackBerry Jakarta diprediksi berada di bawah 200 dollar AS atau sekitar Rp 2,4 juta.

Perangkat tersebut dikabarkan akan diumumkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2014 pada Februari mendatang di Barcelona, Spanyol.
SOURCE : KOMPAS.COM

Ini Bukti BlackBerry Sangat Aman Dipakai

mrtechnologynerd.com
Ilustrasi sistem operasi BlackBerry 10
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Setelah sempat dirumorkan akan ditinggalkan oleh Gedung Putih, sistem operasi BlackBerry kini justru mendapat pengakuan dari U.S. Department of Defense (DoD).
Departemen Pertahanan AS memberikan sertifikat Authority to Operate (ATO) terhadap sistem operasi BlackBerry 10. Kepastian tersebut diungkapkan oleh BlackBerry melalui rilis pers resminya pada Kamis (27/3/2014) yang dimuat di situs perusahaan.
Dengan demikian, smartphone dengan OS BlackBerry 10 beserta layanan BlackBerry Enterprise Service 10 (BES10) sudah bisa digunakan di dalam jaringan Departemen Pertahanan (Dephan) AS.
BlackBerry juga menjadi penyedia Mobile Device Management (MDM) pertama dan satu-satunya yang mendapatkan pengakuan Full Operational Capability (FOC) dalam jaringan Dephan AS.
Pengakuan dari Dephan AS tersebut membuat John Sims, President of Global Enterprise Services BlackBerry percaya diri. Ia mengatakan bahwa sertifikasi yang diberikan Dephan AS menjadi bukti bahwa BlackBerry memiliki platform enterprise mobility yang aman dan tepercaya.
"Kami bekerjasama dengan Departemen Pertahanan AS agar BB10 bisa digunakan sebagai infrastruktur end-to-end bagi pemerintah AS, yang tidak berkompromi terhadap keamanan," ujar Sims.
Sebelumnya pada Mei 2013 lalu, Dephan AS telah menyetujui penggunaan perangkat BlackBerry Z10, Q10, dan PlayBook dalam jaringan internalnya. Baik Z10 dan Q10 sama-sama mengusung OS BB10.
Smartphone Galaxy dan tablet milik Samsung juga masuk dalam daftar yang disetujui. Sementara Apple baru mendapatkan persetujuan atas perangkatnya yang berbasis iOS 6 sebulan kemudian, atau Juni 2013.

Perangkat Android dan iOS bisa digunakan untuk menjalankan layanan BES10, sebab BlackBerry juga menyediakan aplikasi Secure Work Space for BES10 yang juga telah disertifikasi, untuk kedua platform tersebut.
Kini dengan pengakuan FOC, maka BlackBerry memasuki tahap akhir proses sertifikasi keamanan Dephan AS, yaitu pengaktifan platform BlackBerry 10 (baik smartphone maupun layanan BES10) dalam infrastruktur keamanan Dephan AS.
SOURCE : KOMPAS.COM

Ini Bukti iPhone 6 Bakal Berlayar Lebar

Nowwhereelse
Bocoran foto yang dipercaya sebagai iPhone 6 Air.
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM Kabar tentang iPhone 6 semakin santer terdengar. Bocoran terbaru melibatkan skema desain dari smartphone Apple generasi berikutnya itu.

Ada dua skema dari sumber berbeda yang dilansir oleh Phone Arena. Skema pertama datang dari majalah Jepang MacFan, yang menguatkan dugaan bahwa iPhone 6 bakal terdiri dari dua versi, satu berukuran 4,7 inci, sedangkan yang lainnya 5,7 inci.

Gambar dalam skema (lihat gambar di bawah) menunjukkan, ponsel berbentuk rata dengan bingkai layar sangat tipis. Model 4,7 inci disebutkan memiliki panjang 137 mm dan lebar 66 mm, lebih besar dari iPhone 5S yang memiliki lebar 58,6 mm.

iPhone dalam skema juga lebih tipis dibanding iPhone 5S dengan ketebalan hanya 7mm (berbanding 7,6 mm). Adapun model 5,7 inci disebut memiliki panjang 157 mm, lebar 77 mm, dan ketebalan hanya 6,7 mm.
PhoneArena
Dua bocoran skema iPhone 6 dari sumber MacFan (kiri) dan NoWhereElse
Akan tetapi, skema lain dari situs NoWhereElse menuliskan angka yang berbeda untuk iPhone 6 versi besar. Menurut skema ini, perangkat tersebut memiliki lebar 85 mm atau lebih lebar dibandingkan Samsung Galaxy Note 3 (79,2 mm) dan HTC One Max (82,5 mm).

Entah mana yang benar. Skema pertama terdengar lebih masuk akal karena tak terlalu berbeda dari faktor bentuk yang selama ini diterapkan Apple untuk iPhone.

Beberapa bocoran sebelumnya juga sempat menunjukkan kemungkinan bahwa iPhone 6 bakal lebih tipis dibandingkan para pendahulunya.

Spesifikasi pasti dari ponsel pintar ini masih diselubungi misteri. Namun, kuat diduga bahwa ia akan diperkuat prosesor 64-bit generasi berikutnya dari Apple, yaitu A8 berkecepatan 2,6 GHz.
SOURCE : KOMPAS.COM

5 Fitur Android Samsung yang Dituntut Apple

Samsung dan Apple
Samsung dan Apple
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Apple dan Samsung kembali berseteru di pengadilan pada minggu ini. Apple menuntut perusahaan asal Korea Selatan tersebut sebesar 2 miliar dollar AS karena dianggap melanggar setidaknya lima paten fitur iOS.
Namun, fitur-fitur tersebut sebenarnya adalah fitur yang dimiliki oleh semua perangkat Android dari berbagai vendor, bukan terdapat dalam perangkat Android Samsung saja.
Fitur iOS apa saja yang menurut Apple dilanggar oleh Samsung? Situs 9to5 Mac,Selasa(1/4/2014) telah membuat rangkumannya, dan berikut adalah fitur-fitur tersebut.
1. Teks yang muncul sebagai tautan
Pertama adalah paten tentang metode dan sistem dalam menampilkan aksi yang terstruktur dalam data komputer. Paten tersebut digunakan dalam pesan teks, yang menampilkan alamat, tanggal. waktu dan nomor telepon yang muncul sebagai link (dengan garis bawah). Paten tersebut dimiliki Apple sejak 1999.
Pengguna Android jika berkirim pesan berisi alamat, waktu, atau nomor telepon akan ditampilkan sebagai tautan (link). Jika link tersebut di-klik, maka akan memunculkan aplikasi yang relevan, seperti peta, kalender, dan phonebook.
2. Sinkronisasi data di background

Paten kedua adalah sinkronisasi data di background. Apple memiliki paten metode yang memungkinkan sebuah aplikasi untuk menyinkronkan informasi antar-beragam perangkat saat digunakan.

Misalnya, aplikasi kalender yang dibuka dan diedit dalam smartphone, bisa sinkron dengan aplikasi yang terpasang di tablet atau komputer. Fitur yang serupa juga dimiliki oleh Android.
3. Universal search
Menurut Apple, fitur Universal Search biasa digunakan pengguna iOS untuk mencari sesuatu dalam iPhone atau iPad, dengan pilihan mencarinya dalam internet atau Wikipedia. Paten "Universal interface for retrieval of information in a computer system" tersebut didapat Apple pada tahun 2005.
Fitur Universal Search muncul di platform Android setelah versi 3.0 Honeycomb diperkenalkan pada tahun 2011. Sekali lagi, ini adalah fitur di Android, bukan milik Samsung semata.
4. Slide to unlock
Fitur keempat adalah metode membuka layar home di smartphone, yaitu paten "Slide to unlock." Membuka layar kunci perangkat dengan gestur yang menggeser layar atau gambar di layar dimiliki oleh hampir semua perangkat mobile, termasuk Android.
Tahun lalu, pengadilan di Jerman membatalkan tuntutan seputar klaim paten "Slide to unlock" milik Apple. Alasannya adalah, paten tersebut tidak memiliki inovasi teknis yang mencukupi untuk diberikan paten.
5. Auto-complete text
Terakhir, adalah fitur Auto-complete dalam teks. Paten Apple tentang metode antarmuka grafis yang menyediakan rekomendasi kata, atau auto-complete tersebut juga diklaim milik Apple.
Fitur prediksi kata telah dimiliki smartphone Apple dan Android dalam waktu cukup lama, namun Apple menuduh fitur Auto-complete milik Samsung mencontek fitur miliknya.
Dalam iOS, jika pengguna mengetik kalimat, maka sistem akan melengkapi kalimat tersebut secara otomatis begitu pengguna menekan tombol spasi. Sementara Android memiliki metode dengan menampilkan pilihan kata.
Itulah setidaknya lima fitur yang sedang diperdebatkan Apple dan Samsung di pengadilan. Fitur-fitur tersebut sebenarnya adalah elemen yang dimiliki oleh semua ekosistem Android.
Dalam kasus sebelumnya yang diajukan pada tahun 2012, Apple lebih banyak menuntut Samsung dari segi desain. Pada akhirnya, Apple berhasil memenangkan tuntutan 1 miliar dollar AS dari Samsung.
SOURCE : KOMPAS.COM

Akhir Maret, Android Nokia X Masuk Indonesia


Trio ponsel Android Nokia X.
JAKARTA, KOMPAS.com — Nokia telah memperkenalkan ponsel pintar Android pertamanya, Nokia X, akhir Februari lalu di Barcelona, Spanyol. Nokia menggambarkan, Nokia X tak lama lagi akan dipasarkan di Indonesia. 

Sumber tepercaya yang familiar dengan kabar ini mengatakan kepada KompasTeknobahwa Nokia X akan diluncurkan di Indonesia pada akhir Maret 2014.

Belum diketahui, tanggal pasti peluncuran Nokia X di Indonesia. Sumber itu hanya mengatakan, "akan diluncurkan akhir bulan Maret".

Pada tahap awal, Nokia akan memasarkan model Nokia X terlebih dahulu. Nokia X nampaknya akan dijual di kisaran harga Rp 1,5 juta.

Setelah itu, kemungkinan Nokia akan memasarkan model Nokia X+ dan Nokia XL. Kedua model ini memiliki spesifikasi komponen yang sedikit lebih tinggi dibandingkan model Nokia X.

Pekan lalu, Nokia X telah diluncurkan di Malaysia dengan harga 399 ringgit atau sekitar Rp 1,4 juta. Kemudian, pada 10 Maret 2014, Nokia X hadir di India dengan harga 8.600 rupee atau sekitar Rp 1,6 juta. Di India, model Nokia X+ dan XL juga menyusul.

Spesifikasi Nokia X

Nokia X menggunakan komponen prosesor Qualcomm MSM8225 Snapdragon S4 Play jenis dual-core Cortex-A5 1 GHz, kapasitas RAM 512 MB, memori internal 4 GB, layar 4 inci resolusi 800 x 480 piksel, kamera 5 MP, mendukung kartu SIM ganda (GSM), dan memakai baterai 1.500 mAh.

Ponsel seri Nokia X menggunakan basis sistem operasi Android 4.1.2 (Jelly Bean) yang telah dimodifikasi oleh Nokia.

Dalam mengembangkan Android, Nokia hanya memanfaatkan lisensi Android Open Source Project (AOSP) dari Google yang bisa digunakan siapa saja secara gratis karena sistem operasi ini bersifat terbuka (open source).

Dengan ini, perusahaan bisa mengubah tampilan antarmuka Android di Nokia X sehingga terlihat seperti tampilan Windows Phone yang kental dengan nuansa kotak-kotak.

Sementara itu, Nokia tidak membeli lisensi layanan mobile Google yang disebut Google Mobile Service (GMS). Oleh karenanya, ponsel seri Nokia X tidak menyediakan secaradefault, aplikasi dan layanan Google, yakni Gmail, YouTube, Google Maps, Hangouts, Play Store, hingga jejaring sosial Google+.

Bahkan, sistem Nokia X tidak mendukung antarmuka pemrograman aplikasi atauapplication programming interface (API) buatan Google. Nokia meminta aplikasi-aplikasi Android yang memanfaatkan API Google agar dimodifikasi, dan menggunakan API buatan Nokia.

Resmi, BlackBerry Messenger Bisa Berkirim Stiker

BlackBerry
Stiker digital di aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM — BlackBerry melakukan pembaruan pada aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) untuk sistem operasi BlackBerry, Android, dan iOS. Pembaruan kali ini, Selasa (1/4/2014), membawa fitur stiker digital yang menjadi bagian dari usaha BlackBerry dalam menghasilkan uang dari BBM.

BlackBerry menyediakan stiker digital dengan ukuran yang besar dan nuansa ekspresif untuk mendukung aktivitas berkirim pesan. Stiker tersebut dapat dibeli dari BBM Shop, yang juga hadir dalam pembaruan kali ini.

Dari pengamatan KompasTekno mengunjungi BBM Shop di ponsel BlackBerry 10, saat ini hanya tersedia empat paket stiker digital yang masing-masing paket terdiri atas 20 sampai 25 stiker. Satu paket bisa diunduh gratis dan tiga paket lainnya dibanderol seharga 1,99 dollar AS atau sekitar Rp 19.800.

Setiap stiker yang dikirim dapat dibuka oleh pengirim dan penerima sehingga terlihat dalam ukuran besar.

Selain stiker dan BBM Shop, pembaruan kali ini juga menyertakan kemampuan berbagi foto dalam obrolan dengan banyak orang. 

Foto atau video beresolusi tinggi sekarang dapat dikirim lewat BBM karena BlackBerry telah meningkatkan ukuran maksimal dokumen yang dikirim lewat aplikasinya, dari 6 MB menjadi 16 MB.

Aplikasi BBM terbaru yang menyediakan fitur kirim stiker ini sudah bisa diunduh dari Google Play Store, Apple App Store, dan BlackBerry World.
SOURCE : KOMPAS.COM

Ini Bukti iPhone 6 Bakal Berlayar Lebar

Nowwhereelse
Bocoran foto yang dipercaya sebagai iPhone 6 Air.
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM Kabar tentang iPhone 6 semakin santer terdengar. Bocoran terbaru melibatkan skema desain dari smartphone Apple generasi berikutnya itu.

Ada dua skema dari sumber berbeda yang dilansir oleh Phone Arena. Skema pertama datang dari majalah Jepang MacFan, yang menguatkan dugaan bahwa iPhone 6 bakal terdiri dari dua versi, satu berukuran 4,7 inci, sedangkan yang lainnya 5,7 inci.

Gambar dalam skema (lihat gambar di bawah) menunjukkan, ponsel berbentuk rata dengan bingkai layar sangat tipis. Model 4,7 inci disebutkan memiliki panjang 137 mm dan lebar 66 mm, lebih besar dari iPhone 5S yang memiliki lebar 58,6 mm.

iPhone dalam skema juga lebih tipis dibanding iPhone 5S dengan ketebalan hanya 7mm (berbanding 7,6 mm). Adapun model 5,7 inci disebut memiliki panjang 157 mm, lebar 77 mm, dan ketebalan hanya 6,7 mm.
PhoneArena
Dua bocoran skema iPhone 6 dari sumber MacFan (kiri) dan NoWhereElse
Akan tetapi, skema lain dari situs NoWhereElse menuliskan angka yang berbeda untuk iPhone 6 versi besar. Menurut skema ini, perangkat tersebut memiliki lebar 85 mm atau lebih lebar dibandingkan Samsung Galaxy Note 3 (79,2 mm) dan HTC One Max (82,5 mm).

Entah mana yang benar. Skema pertama terdengar lebih masuk akal karena tak terlalu berbeda dari faktor bentuk yang selama ini diterapkan Apple untuk iPhone.

Beberapa bocoran sebelumnya juga sempat menunjukkan kemungkinan bahwa iPhone 6 bakal lebih tipis dibandingkan para pendahulunya.

Spesifikasi pasti dari ponsel pintar ini masih diselubungi misteri. Namun, kuat diduga bahwa ia akan diperkuat prosesor 64-bit generasi berikutnya dari Apple, yaitu A8 berkecepatan 2,6 GHz.
SOURCE :KOMPAS.COM

Selasa, 01 April 2014

Flappy Bird Kembali Hadir di App Store?


Flappy Bird.
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Game populer Flappy Bird sudah ditarik oleh pembuatnya, Dong Nguyen, dari toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store pada 8 Februari 2014. 

Beberapa bulan kemudian, game dengan nama yang sama kembali muncul namun baru ada di toko aplikasi Apple App Store pada Selasa (1/4/2014).

Game itu hadir dengan nama baru, yakni Flappy Bird: New Season. Belum diketahui secara pasti apakah ini adalah game Flappy Bird asli yang dikembangkan oleh Dong Nguyen asal Vietnam, atau game palsu yang lagi-lagi mendompleng ketenaran game aslinya.

Jika melihat keterangan nama Seller dan Developer, di sana tercantum nama Animated Emoji, bukan Dong Nguyen atau DotGears (nama yang sebelumnya dipakai Nguyen untuk ketika merilis Flappy Bird).

Sementara jika melihat Version History game itu, di sana terlihat versi 1.0 diluncurkan pada 29 Januari 2014 lalu diperbarui menjadi versi 2.0 pada 29 Maret 2014.

Game ini patut dicurigai palsu karena ketika pengguna mengklik menu Developer Website, maka Anda akan dibawa ke situs web dengan alamat: supportpage.weebly.com. Weebly merupakan sebuah platform untuk membuat situs web secara gratis.

Padahal, Nguyen selama ini selalu menggunakan alamat situs web dotGears.com sebagai media informasi atas semua game yang ia luncurkan.

Namun, pada halaman unduhan game ini di Apple App Store, tertera tanda hak cipta (c) dotGears di bagian paling bawah. Keterangan itu seakan menguatkan argumen bahwa ini adalah versi asli Flappy Bird yang hadir kembali.

Hal lain yang menguatkan adalah, pemakaian nama "Flappy Bird." Apple dan Google selaku pengelola toko aplikasi untuk perangkat iOS dan Android, mulai memperkuat seleksi dan menolak game baru dengan judul yang mengandung kata "Flappy" karena sejak Flappy Bird ditarik, banyak game tiruan yang coba memanfaatkan momentum untuk mencari keuntungan, bahkan ada game yang menyusupkan program jahat.

Nah, sementara game terbaru ini, kembali menggunakan nama Flappy Bird, hanya saja ditambahkan kata New Season. Setelah diunduh dan dipasang, nama yang tercantum di ponsel atau tablet bukan Flappy Bird, melainkan Birdie.

Apapun itu, yang jelas Flappy Bird: New Season ini menawarkan cara bermain yang sama dengan Flappy Bird sebelumnya. Pengguna diharuskan mengetuk layar untuk mengendalikan burung melewati pipa rintangan.

Game Flappy Bird: New Season saat ini hanya bisa dimainkan oleh pengguna perangkat iOS dan belum tersedia untuk pengguna Android. Ini tautan langsung App Store ke game tersebut.
SOURCE : KOMPAS.COM

Mana Paling Jarang Bermasalah, Android atau iOS?

BBC
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM — Sistem operasi Android dinyatakan sebagai sistem operasi yang paling stabil dalam menjalankan aplikasi. Hal tersebut terungkap dari riset yang dilakukan lembaga Crittercism.
Lembaga yang menilai perfroma aplikasi dan sistem monitoring "eror" tersebut melakukan riset terhadap jutaan aplikasi di platform Android dan iOS untuk mengetahui seberapa sering sebuah aplikasi mengalami crash.
Dari riset tersebut, dikutip dari Digital Trends (30/3/2014), sistem operasi Android terbaru, KitKat, memiliki persentase crash yang rendah, yaitu sekitar 0,7 persen. Sementara iOS 7.1 memiliki persentase yang sedikit lebih tinggi, yaitu 1,6 persen.
Bagi Apple, walau persentasenya lebih tinggi dibanding Android, tetapi jumlah angka persentase crash dari tiap OS-nya makin berkurang. Sebelumnya, di platform iOS 6, persentase bermasalah aplikasinya mencapai 2,5 persen, sementara di iOS 7.0 mencapai 2,1 persen.
Sementara bagi Android, KitKat bersamaan dengan Jelly Bean dan Ice Cream Sandwich menjadi sistem operasi yang stabil. Versi OS yang paling banyak memiliki bug menurut Crittercism adalah Android Gingerbread, di mana sebanyak 1,7 persen aplikasi yang berjalan dengannya mengalami crash.
"Banyak faktor yang memengaruhi performa aplikasi mobile," ujar CTO Crittercism, Rob Kwok. "Semakin banyaknya platform mobile yang diperkenalkan, seperti wearable gadget, menambah tantangan untuk memberikan pengalaman penggunaan aplikasi yang konsisten," ujarnya.
Namun, secara keseluruhan, dari riset yang dilakukan oleh Crittercism tersebut, setidaknya hampir setengah dari aplikasi yang ada saat ini memiliki kemungkinan crash di atas 1 persen. Sepertiga dari aplikasi yang ada memiliki persentase crash mencapai 2 persen.
Aplikasi yang paling sering mengalami crash menurut riset Crittercism adalah aplikasigaming sebesar 4,4 persen. Tak heran karena aplikasi ini membutuhkan resource yang banyak. Aplikasi kedua yang sering crash adalah aplikasi media, foto, dan video, yaitu sebesar 1,8 persen.
E-commerce menjadi aplikasi yang paling bisa diandalkan. Persentasenya mengalami crashhanya 0,4 persen, sedikit di bawah aplikasi sosial dan komunikasi yang sebesar 0,6 persen.
SOURCE :KOMPAS.COM

Senin, 31 Maret 2014

Ini Dia Gadget dan Operator Jawara Selular Award

Oik Yusuf/KompasTekno
Model memeragakan Lenovo Vibe X, di Jakarta, Selasa (25/3/2014).
HOLISINAGA.BLOGSPOT.COM - Ajang tahunan Selular Award kembali digelar tahun 2014 ini. Penghargaan yang diberikan kepada stakeholder industri telekomunikasi selular di Indonesia ini telah digelar sejak 2004 dan diprakarsai oleh GSM (Global Selular Media) Group . 

Tahun ini, Selular Award mengambil tema "Welcoming The Next Phase". Tema ini diangkat sebagai penanda bahwa saat ini memang industri seluler dihadapkan pada kondisi pasar yang jenuh sementara kebutuhan masyarakat akan layanan seluler semakin meningkat.

Era baru dengan menggarap apa yang diinginkan konsumen menjadi pekerjaan rumah besar bagi industri seluler di Tanah Air.

Untuk penghargaan Selular  Award ke-11 ini, GSM Group melakukan penilaian menggunakan panel tim redaksi dan melakukan survei online. Survei online dilakukan untuk penilaian kategori operator, sedangkan produk ponsel menggunakan penilaian dari panel tim redaksi GSM Group.

Survei online dilakukan Februari-awal Maret 2014 dengan melibatkan 1.799 responden dari seluruh Indonesia. Berikut daftar pemenang Selular Award ke-11, seperti dikutip dariTribunnews.

Kategori Produk

1. Best Entertainment Phone: Sony Xperia Z1

2. Best Camera Phone: Nokia Lumia 1020

3. Best Design Phone: Lenovo Vibe X

4. Best Innovative Phone: LG G Flex

5. Best Valuable Phone: Pixcom Andromixx

6. Best Seller Local Product: Evercoss A7T

7. Best Entry Level Smartphone: Smartfren Andromax G

8. Best Local Smartphone: Polytron Cyrstal 4

9. Best Premium Phablet: Sony Xperia Z Ultra

10.Best Local Phablet: Evercoss Elevate A66S

11. Best Premium Tablet: Samsung Galaxy Note 10.1 2014 Edition

12. Best Local Tablet: Axioo Picopad 7 Plus

13. Mobile Device of The Year: Samsung Galaxy Note 3

 
Kategori Operator

1. Best Mobile Data Service: Smartfren Connex

2. Best Customer Care Service: XL Axiata

3. Best CSR Program: Indosat IWIC

4. Best Digital Services : Telkomsel

5. Best Innovative Services: XL RumahnyaAndroid

6. Best Prepaid Card: Indosat IM3

7. Best Postpaid Card: Telkomsel KartuHalo

8. Best CDMA Operator: Smartfren

9. Best GSM Operator: Telkomsel

10.Operator of The Year: Telkomsel

Kategori Lain-lain

1. Best Messaging Services: BlackBerry Messenger

2. Best Innovative Accessories: Royal

3. Best Local Battery Manufacturer: DSBC

4. Best Premium Accessories: Hippo PGL Screen Protector

5. CEO Of The Year: Alex J. Sinaga
SOURCE : KOMPAS.COM
 
Blogger Templates